Ketua DWP : Sara Bukan Untuk Diperdebatkan
Rantau-Humas.
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapin
Hj. Lusiana Quzwini,S.H,. M.Pd mengatakan sara bukanlah untuk diperdebatkan,
tetapi harus saling hormat-menghormati.
’’
Dengan menjunjung tinggi toleransi, akan tercipta kerukunan dan kedamaian,’’
ujar Hj. Lusiana saat menghadiri kegiatan Dialog Lintas Agama bagi tokoh wanita
se-Kabupaten Tapin, di aula Hudaibiyah Kantor Kemenag Tapin. Kamis, (30/03/17).
Ditambahkan
Hj. Lusiana, kegiatan dialog antar umat beragama tersebut menyadarkan kita akan
kebhinnekaan dan kemajmukan dalam
berbangsa, berbahasa, dan beragama. ’’
Sementara
itu Wakil Ketua I Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan
Selatan Drs.H.M. Fadly Masoer,MM menjelaskan, FKUB sebagai wadah Peningkatan
kerukunan umat beragama serta memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan
umat beragama. ‘’ Untuk itu diharapkan semua pihak menyadari kedudukan masing-masing sebagai komponen
bangsa dalam menegakkan kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila
dan UUD 1945,’’. Harapnya
Kegiatan
tersebut diselenggarakan oleh Kantor Kemenag Kabupaten Tapin melalui Sub Bagian
Tata Usaha urusan Hukmas dan KUB dan dihadiri oleh Ketua GOW Kabupaten Tapin, serta diikuti oleh
40 orang peserta dari tokoh wanita se- Kabupaten Tapin. (Rep/Ft:Toel).
Komentar
Posting Komentar