Pencermah : Cukupkan bekal di Akhirat
Rantau (Kemenag Kalsel) –
“Cukupkan bekal di akhirat”,” kata penceramah yang juga menjabat sebagai Kepala
Seksi (Kasi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Ka.Kankemenag)
Kabupaten Tapin H. Mahyudi Noor, S. Ag saat memberikan tausiyahnya di Mushulla
Datu Sanggul, Selasa (14/05/19)
H. Mahyudi mengatakan,
perbanyaklah amal ibadah agar nanti di akhirat bekal kita cukup, lebih lagi ini
bulan Ramadhan maka pahala amal kita dilipatgandakan oleh Allah Swt.
Ditambakannya, di Bulan Suci
Ramadhan ini kita berusaha menghindari sesuatu yang membatalkan ibadah puasa
termasuk yang mengurangi nilai pahalanya. Terkadang kita tidak sadar berniat
positif tetapi mengganggu tetangga atau masyarakat yang lain.
“kita berniat positif namun orang
lain terganggu misalnya, ingin membangunkan masyarakat sahur namun dengan cara
yang berlebihan hingga masyarakat yang mempunyai bayi terbangun dan merasa
terganggu, atau ketika beribadah mengeraskan suaranya hingga jamaah yang lain
tidak khusu” katanya
Sebagaimana Hadits riwayat Abu Dawud yang artinya “Dari Abu Said, ia bercerita bahwa Rasulullah SAW melakukan itikaf di
masjid. Di tengah itikaf ia mendengar mereka (jamaah) membaca Al-Quran dengan
lantang. Rasulullah kemudian menyingkap tirai dan berkata, ‘Ketahuilah, setiap
kamu bermunajat kepada Tuhan. Jangan sebagian kamu menyakiti sebagian yang
lain. Jangan juga sebagian kamu meninggikan atas sebagian lainnya dalam
membaca.’ Atau ia berkata, ‘dalam shalat,’” (HR Abu Dawud).
Lebih
lanjut H. Mahyudi mengatakan hendaknya kita terus memperlajari hal hal yang
menyebabkan pahala puasa Ramadhan berkurang, supaya dalam menjalankan ibadah
puasa ini, kita tidak menjadi orang yang rugi karena berpuasa namun tidak
mendapatkan pahala akan tetapi hanya mendapat lapar dan dahaga . (Rep:
Rizkan /Ft:Isal)

Komentar
Posting Komentar