Ka.Kakankemenag : Masjid Sabilillah Malang menjadi Contoh Mengelola Wakaf Secara Produktif


Malang (Kemenag Kalsel) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Tapin Drs. H. Mahrus, MM mengatakan Masjid Sabilillah Malang menjadi contoh bagaimana Wakaf di kelola secara produktif.

“Kami meminta pengalaman Badan Perwakafan Indonesia (BWI) Kota Malang pada Masjid Sabilillah terutama selain daripada perwakafan tanah untuk nantinya diterapakan di Kabupaten Tapin,” katanya saat mendampingi pengurus BWI Tapin melaksanakan Studi Komperatif di Masjid Sabilillah Kota Malang, Jumat (25/10/19).

Ka.Kankemenag mengatakan BWI Tapin masih jauh dari kata sempurna, untuk meningkatkan pengembangan dan peranan wakaf di masyarakat agar terasa dampak ekonomisnya, perlu adanya refolmulasi ulang tentang konsepsi sosialisasi wakaf terhadap masyarakat, sistem pengelolaan wakaf secara produktif dan sistem pengelolaan (Nadzir) yang profesional.

“Dengan demikian berbagai permasalahan umat Islam khususnya masalah sosial dan ekonomi dapat diselesaikan dimana-mana,” katanya.

Di kesempatan tersebut Drs. KH. Mas’ud Ali M. Ag selaku Reaktualisasi Hijrah Masjid Sabilillah mengatakan aset wakaf bisa dikelola secara produktif untuk kesejahteraan umat. “Di Bidang pendidikan Masjid Sabilillah mempunyai Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah yang menyelenggarakan pendidikan mulai dari jenjang TK hingga SMA, di Bidang Usaha melalui koperasi atapun kesehatan Masjid Sabilillah mendirikan lembaga layanan kesehatan bekerjasama dengan RS Islam yang ada di Malang,” terangnya
.
Acara diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dari kemenag Tapin kepada Masjid Sabilillah. (Ref: Rizkan/Ft: Isal)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ka.Kankemenag : Kalam Ilahi Menggema Selama MTQ Ke 32, Menyejukkan batin masyarakat

Lepas Peserta Pospenas, Ka.Kankemenag Pinta Jaga Nama Baik Tapin

Praktisi : Perhatikan Unsur Utama dan Unsur Penunjang